“Aku Mencintaimu, TITIK!”
2009 February 15
Ku beri meski tak kau minta
Masih saja bertanya meski tahumu mengendap pada jiwamu
Rasanya lelah untuk memberi tahumu
Namun tetap kau beri lagi pertanyaan yang sama
Tak lelahkah kau bertanya?
:”Aku mencintaimu. TITIK”
Kataku pada kau yang sedang dilanda rindu, benci dan cemburukah juga?
Penasaranmu tak kunjung padam untuk menghantui sel-sel otakmu yang kotor
Lagi kau tanya, dan lagi kau bermain kata
Dan masih dengan jawab yang sama untuk kuberikan
:”Aku mencintaimu”. TITIK!”
DBLN, 00.19-150209
Hmm…mungkin ya
.
mungkin cukup dengan tatapan bila ia hendak bertanya lagi…hmmmm…mungkin….