Senja Tersisih
2009 February 18
Bias warnamu telah silaukan hari yang redup
Tertutup awan berkelabu harapan
Yakiniku. Sesaat ragu
Cahayamu mencoba berikan ekpresi
Pada keteguhan teryakini
:Nyatanya kau tersingkir dengan segala kesempurnaan dan kearifanmu
Maaf, yang tidak bisa mengerti pada keindahanmu
DBLN, 22.28-180209
Keindahan memang tidak bisa dipahami
. Betul begitu?
kenapa juga mesti terpahami? ah kepalaku lelah memahami keindahan.
nuwun sewu jeng. mampir. puisi indah yang tiba-tiba manyadarkan saya apa saya telah memahaminya atau hanya mereka-reka.
salam,..
makasih udah mampir.
makasih kunjungannya kakak…
seneng rasanya senior seperti kakak dah bersedia mampir ke blog aq..
semangat juga buat kakak..
posting yang banyak ya kak biar aq bisa belajar dari karya kakak..
pagi….sajak yang indah..