Senja Tersisih

2009 February 18
by JengSri

Bias warnamu telah silaukan hari yang redup

Tertutup awan berkelabu harapan

Yakiniku. Sesaat ragu

Cahayamu mencoba berikan ekpresi

Pada keteguhan teryakini

:Nyatanya kau tersingkir dengan segala kesempurnaan dan kearifanmu

Maaf, yang tidak bisa mengerti pada keindahanmu

DBLN, 22.28-180209

4 Responses leave one →
  1. 2009 February 21

    Keindahan memang tidak bisa dipahami :) . Betul begitu?

  2. 2009 February 20

    kenapa juga mesti terpahami? ah kepalaku lelah memahami keindahan.
    nuwun sewu jeng. mampir. puisi indah yang tiba-tiba manyadarkan saya apa saya telah memahaminya atau hanya mereka-reka.
    salam,..
    makasih udah mampir.

  3. 2009 February 19

    makasih kunjungannya kakak…
    seneng rasanya senior seperti kakak dah bersedia mampir ke blog aq..
    semangat juga buat kakak..
    posting yang banyak ya kak biar aq bisa belajar dari karya kakak..

  4. 2009 February 19

    pagi….sajak yang indah..

Leave a Reply

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Subscribe to this comment feed via RSS