Skip to content

“Aku Mencintaimu, TITIK!”

February 15, 2009

Ku beri meski tak kau minta

Masih saja bertanya meski tahumu mengendap pada jiwamu

Rasanya lelah untuk memberi tahumu

Namun tetap kau beri lagi pertanyaan yang sama

Tak lelahkah kau bertanya?

:”Aku mencintaimu. TITIK”

Kataku pada kau yang sedang dilanda rindu, benci dan cemburukah juga?

Penasaranmu tak kunjung padam untuk menghantui sel-sel otakmu yang kotor

Lagi kau tanya, dan lagi kau bermain kata

Dan masih dengan jawab yang sama untuk kuberikan

:”Aku mencintaimu”. TITIK!”

DBLN, 00.19-150209

2 Comments leave one →
  1. February 16, 2009 12:10 pm

    Hmm…mungkin ya🙂.

  2. February 16, 2009 1:42 am

    mungkin cukup dengan tatapan bila ia hendak bertanya lagi…hmmmm…mungkin….

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: