Skip to content

Warung Puisi

logotranparan31

Warung puisi adalah kumpulan para blogger penyair-penyair Indonesia dari pemula sampai yang profesional semua tersedia disini.

Bagi yang berminat untuk bergabung dengan Warung Puisi silahkan daftarkan diri ke Warung Puisi. Anda akan menikmati dunia puisi dari para penjuru penyair Indonesia.

Dalam Warung Puisi juga tidak ketinggalan salah satu teaterwan Indonesia  yang sudah cukup malang melintang dalam dunia teater,  aksi teaternya tidak hanya  didalam negri namun juga kiprahnya melanglang ke berbagai di negara luar. Beliau adalah Kurniawan Yunianto yang beberapa puisi-pusinya bisa ditemukan di harian Kompas .

Berikut adalah beberapa karya puisi dari Kurniawan Yunianto:

SEBUAH PERJALANAN TERHENTIKAN

sepanjang  perjalanan ke rumah mu
ditemani oleh butirbutir debu
betapa terasa kesetiaannya pada udara kering
berputarputar melayang berloncatan menggelinjang

sekian lama
pada akhirnya diceritakan pula segenap peristiwa

mereka yang lalulalang
terengahengah, dengan nafas kering yang baunya menyengat
tertatihtatih, dengan langkah tak karuan arah
ada yang tak sabaran dengan tas besar di kedua tangan
bergegas entah kepada siapa

satu niatan telah diupayakan terjaga
tapi setelah tikungan terakhir sekian jengkal dari alamat tujuan
ada kubangan air sisa hujan kemarin yang belum sempat menguap
tercermin di permukaannya segala beban yang kemudian terasa memberat

bikin termangu
terlebih ketika muncul wajahmu
di permukaan kubangan air berkerut
yang tibatiba saja kusangka laut

lelah yang sangat,
entah sampai kapan segenap tenaga kembali terserap

beginilah seringkali banyak perjalanan terhentikan dibuai harap


GUSTI YANG MANA, TUHANNYA SIAPA

saatsaat penghormatan
saatsaat rasa terimakasih dilantunkan
mantra puji puja aroma bunga dupa
menyatu pada malam
: di atas pusara  di atas makam

pada batubatu nisan
terselip keinginan dan harapan
hampir  selalu dan nyaris semua
di selasela riuh yang menggemuruh
: kenapa tapi malam ini, kau bikin keruh

mereka sedang senang melakukannya
meski kenyataan belum juga tiba
meski kau kata siasia

ya …  barangkali saja
kerna tuhan mu tak berada di sana
dan  bukankah kau juga Tak Pernah tahu
gusti yang Mana yang mereka temu
: Oii …. betapa … sungguhsungguh menjelma Dusta

MAKHLUK BERTANDUK PENUH SUKACITA

langit nyaris tak berawan
kuning bersemburat jingga kemerahan
semilir angin perlahan menghela mentari ke peraduan
di halaman depan
mobil motor lalulalang
bayang pepohonan bergerak berlawanan
sesekali bertubrukan
bikin perasaan benarbenar rawan

di panjang rentang penantian
akhirnya ada juga yang datang
dengan palu besi tergenggam tangan
tidak kemudian dihatamkan
tapi perlahanlahan
dengan segenap hati
ia paksakan pelanpelan melesak
jauh ke dalam benak
dan membiarkannya begitu saja
berkarat di  kepala

rasa rawan kini telah bertukarganti
dengan penuh santun dipersilahkannya
takut cemas  dan waswas
kembali mukim dan mengeram lama di sini

:  ke putus asa netas menanti   tinggal menunggu hari

lalu makhlukmakhluk dengan dua  tanduk di kepala
akan segera mengelilingi
sabar  menunggu tetapi penuh sukacita


TARIAN CINTA

tarian cinta memeluk lekap sekalian jiwa lelap
selain pukau yang terasa tak ada lagi yang tersisa
nyaris tiap gerak tubuh tak ada yang siasia

sebuah tarian telah menjadi saksi bagi para pencinta sejati

penaripenari yang telah berhasil melupakan
tiap gerak yang pernah dilakukan

SAAT MATI TINGGAL SEHARI

Serupa mengulum segenggam garam
tak kuasa menebar senyum supaya hati kembali tentram

melebam sudah di wajah
nyaris karam, padahal telah jauh ke tengahtengah

ke meyakini
bahwa saatsaat mati tinggal sehari tak bisa ditukarganti

Salam Puisi,

JengSri

One Comment leave one →
  1. August 16, 2010 1:35 am

    Saya suka .

    Saya sedang blog walking . Dan saya suka blog anda yang ini. Boleh saya link blog anda ke blog saya ? Terserah anda mau blog roll milik saya atau tidak .

    http://www.tulisanraharjo.wordpress.com

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: